Tips Ampuh Mengatasi Lupa, lupa merukan penyakit yang sangat menjengkelkan. Menurut para pakar, Anda bisa mengingat kembali hal-hal yang sering Anda lakukan jika memperlakukan otak dengan benar. Lupa sudah menjadi sifat dasar manusia. Setiap manusia pasti pernah mengalami yang namanya lupa selama hidupnya.
Tidak ada satu manusia pun yang bisa mengingat kejadian sejak dia lahir sampai sekarang. Itu wajar saja. Yang tidak wajar dan menyebalkan adalah ketika lupa itu sudah menjadi kebiasaan. Apa lagi dengan banyaknya pekerjaan, tidak jarang hal tersebut membuat kita melupakan hal-hal yang lain.
Umumnya penyakit lupa atau kebiasaan sering lupa biasa disebabkan oleh banyaknya perkerjaan atau tugas pada saat bersamaan, stres, menopause, kurang tidur, terlalu banyak konsumsi kafein, nikotin dan banyaknya radikal bebas dalam tubuh.
Penyakit lupa menjadi sebuah pertanda bahwa kemampuan daya ingat seserorang tersebut menurun, faktor daya ingat menurun identik faktor usia.Semakin lanjut usia seseorang, maka semakin menurun daya ingatnya. Namun, banyak cara bisa dilakukan untuk memaksimalkan kemampuan daya ingat kita. Simak tips-tips berikut yang mungkin dapat bermanfaat bagi siapapun yang ingin mngatasi masalah sering lupa:
1. Air Putih
Fakta menunjukkan bahwa seluruh fungsi organ tubuh akan berjalan dengan baik ketika mendapat asupan air yang cukup. Tak terkecuali fungsi otak. Biasakan minum 6-8 gelas air putih sehari.
Perbanyak konsumsi ikan
Asam lemak omega-3 yang terkandung dalam ikan seperti salmon dan makanan yang telah diperkaya seperti yogurt merupakan makanan super untuk memori. DHA, sejenis omega-3, efektif menurunkan peradangan arteri dan memperbaiki lapisan pelindung saraf. Hal ini, menurut Roizen, akan mengurangi lupa ingatan akibat usia, mengurangi risiko kepikunan, depresi, dan mempercepat daya pikir.
2. Makanan
Bukan hanya minyak ikan yang dapat mempertajam daya ingat, tetapi juga bahan makanan berwarna merah dan ungu seperti blueberry, buah bit, apel, dan bawang merah. Bahan makanan kaya asam folat seperti brokoli, pisang, telur dan kacang polong juga bermanfaat menjaga kesehatan otak dan menambah daya ingat.
3. Olahraga.
Lakukan latihan fisik yang merangsang perbaikan sirkulasi darah seperti jogging, dan aerobik. Sirkulasi darah yang lancar akan meningkatkan produksi oksigen ke otak yang sangat bermanfaat untuk mempertajam kemampuan berpikir. Meningkatkan detak jantung 3 kali seminggu selama 20 menit, bahkan hanya dengan berjalan, akan memperbanyak oksigen di otak sehingga membantu pertumbuhan sel-sel baru. Menurut Sam Wang, PhD, associate professor of neuroscience di Princeton University, latihan aerobik juga sama efektifnya dengan aktivitas pelatihan otak lainnya. Tidak harus ke gym. Penelitian menunjukkan, aktivitas fisik sedang hingga kuat, bahkan hanya sekali seminggu, terbukti bisa membantu Anda mempertahankan fungsi kognitif hingga 30%.
4. Senam Otak
Otak semacam otot yang perlu dilatih secara berkala. Caranya, buat tantangan atau tebak-tebakkan untuk diri sendiri yang dapat mengasah ingatan. Misalnya, menyebut judul lagu-lagu lama, mengingat bait puisi saat kecil, atau sebut 10 barang yang ada di kulkas. Kebiasaan mengisi teka-teki silang yang tersedia di koran atau memainkan sudoku di telepon genggam juga bermanfaat positif untuk meningkatkan daya ingat seseorang.
5. Bertamasya ke Masa Lalu
Melihat kembali hal-hal di masa lalu secara tidak langsung melatih ingatan jangka panjang. Saat pulang kampung misalnya, cobalah memunculkan kembali kenangan masa kecil.
6. Multitasking di gym.
Sama seperti olahraga bisa menjaga bentuk tubuh, meregangkan otak juga bisa menjaga bentuknya tetap bagus. Dan melakukan kedua-duanya akan membawa manfaat ganda. Caranya, cobalah mengisi teka-teki silang sambil mengayuh stationary bike atau mendengarkan pelajaran bahasa atau iPod sambil berlari. Para ilmuwan menyatakan, melatih tubuh dan pikiran pada saat yang sama bisa meremajakan sel-sel otak.
7. Flossing setiap hari.
Pembentukan plak di gigi tidak baik untuk otak. Menurut Michael Roizen, MD, co-author YOU-The Owner's Manual: An Insider's Guide to the Body that Will Make You Healthier and Younger, plak yang terbentuk di antara gigi bisa memicu reaksi imun yang menyerang pembuluh darah, sehingga pembuluh darah tidak bisa mengirim nutrisi ke otak. Solusinya? Jangan lupa flossing setiap hari. Tidak ingat juga? Simpanlah benang floss di tempat penyimpanan make up Anda, dengan begitu akan mudah dilihat.
8. Beraktivitas dengan jari.
Menurut Maoshing Ni, PhD, penulis Second Spring: Dr. Mao's Hundreds of Natural Secrets for Women to Revitalize and Regenerate at Any Age, studi-studi menunjukkan kalau terlibat dalam aktivitas yang melibatkan ujung jari secara langsung akan menstimulasi otak. Aktivitas dengan ujung jari, seperti menggunakan sumpit, memintal, atau bahkan memutar-mutar pulpen atau pensil di antara jari juga bisa membantu otak dengan cara memperlancar peradaran darah. Dan sirkulasi darah yang baik akan membantu membuang produk-produk sampah yang mencegah nutrisi-nutrisi mencapai otak.
9. Santai dan Tidur yang Cukup
Tekanan atau stres membuat kerja otak melemah dan sulit berkonsentrasi. Dalam kondisi demikian, istirahatlah sejek sambil melakukan aktivitas santai seperti membaca buku, bermain game online untuk memulihkan kerja otak. Tidur dibutuhkan agar sel tubuh beristirahat dan beregenerasi. Termasuk sel otak. Sebab itu, usahakan bangun kerja sama fisik dan mental yang baik agar tercipta tidur sehat dan berkualitas.
10. Berpikir Lewat Gambar
Cara ini bisa dipraktikkan saat menyusun daftar belanja. Catat barang-barang yang akan dibeli sambil membayangkan diri sedang berjalan menyusuri lorong-lorong supermarket dan menemukan produk yang diinginkan.
(referensi: berbagai sumber)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar